Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Faizal Assegaf Sebut Megawati Terlibat dalam Skandal Ijazah Palsu Jokowi

Top Post Ad

 

Repelita Jakarta - Pengamat politik sekaligus kritikus Faizal Assegaf menuding Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terlibat dalam pemufakatan jahat terkait dugaan skandal ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.

Faizal meyakini bahwa kasus tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari konspirasi yang melibatkan elite PDIP. Ia bahkan menyebut bahwa bukti terkait dugaan pemalsuan ijazah Jokowi disimpan rapat-rapat oleh Megawati.

"Rakyat dan TNI jadi korban konspirasi jahat PDIP. Misal, ihwal ijazah palsu Jokowi, masih tersimpan rapi di brankas Megawati. Dan ironinya, LSM berjubah koalisi sipil bersikap bungkam," ujar Faizal melalui akun media sosialnya.

Menurutnya, dugaan ijazah palsu Jokowi memiliki alur yang gelap dan tidak transparan. PDIP, sebagai partai yang mengusung Jokowi sejak Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi Presiden, disebutnya sengaja menutup-nutupi masalah tersebut.

"Tak heran, Mega maupun elite PDIP memilih diam ketika publik mendesak skandal tersebut dibongkar," katanya.

Faizal menilai bahwa jika kasus ini benar-benar diproses secara hukum secara adil, baik Jokowi maupun Megawati berpotensi terseret ke dalam jerat pidana.

"Kedua aktor ini terlibat pemufakatan jahat. Menipu seantero republik dengan skandal ijazah palsu. Dokumen itu tidak dibuat di barak militer, tapi dirancang di kamar gelap Megawati. Dari situ, Jokowi diloloskan sebagai Wali Kota, Gubernur, dan menjabat dua periode sebagai Presiden," tegasnya.

Menurutnya, Jokowi yang disebut sebagai "petugas partai" oleh PDIP telah memainkan perannya dengan licik dalam bersekongkol dengan Megawati.

"Hasilnya berbagi jatah: Gibran jadi Wapres, Puan kembali pimpin DPR. Sementara kubu koalisi sipil digiring jadi pembenci TNI," sindir Faizal.

Ia juga menuding bahwa konspirasi yang dibangun Megawati, PDIP, dan Jokowi telah menyebabkan kehancuran dalam tata kelola negara, termasuk maraknya korupsi di berbagai sektor dan semakin berkuasanya oligarki.

"Sumber daya alam dirampok, utang bertumpuk, BUMN jadi sarang maling. Petugas partai berkedok supremasi sipil bebas bertindak semena-mena. Sebaliknya, Megawati dan mitra koalisi sipil terkesan semakin kompak menutupi ijazah palsu Jokowi," tutup Faizal.(*).

Editor: 91224 R-ID Elok

Below Post Ad


Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved