Repelita, Jakarta - Seorang pengendara sepeda motor berinisial HK menjadi korban penganiayaan oleh pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Kejadian ini bermula dari insiden sepele, yakni nyaris terjadinya senggolan antara motor korban dan mobil pelaku.
Menurut keterangan polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa. Pelaku yang tidak terima dengan situasi itu turun dari mobil dan langsung menyerang korban. Tak hanya itu, pelaku juga merampas ponsel ibu korban yang saat itu berboncengan dengan HK karena tidak terima aksinya direkam.
"Pelaku juga sempat merampas telepon seluler saksi (ibu kandung korban) karena tidak terima kejadian ini direkam," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi.
Insiden ini bermula saat HK yang memboncengi ibunya, EJS, melintas di Jalan Kebon Baru, Kelurahan Semper Barat, Cilincing. Saat itu, pengemudi Alphard hitam dengan nomor polisi B 99 NEO tiba-tiba memundurkan kendaraannya.
HK yang berada tepat di belakang mobil tersebut membunyikan klakson dua kali sebagai peringatan. Namun, pelaku justru turun dan langsung menghampiri korban hingga terjadi cekcok.
"Korban berusaha memberikan penjelasan kepada pelaku. Namun, pelaku malah membanting badan korban ke jalan," ungkap Kombes Ade.
Akibat kejadian ini, korban mengalami memar pada lengan kiri serta luka di kepala akibat terbentur aspal. Polisi hingga kini masih menangani kasus tersebut. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok