Repelita Jakarta - Pembacaan Pancasila dalam acara HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, menuai sorotan setelah salah satu kader yang membacakannya disebut tidak hafal.
Pembacaan Pancasila dilakukan oleh kader Gerindra, Rahmat Mirzani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPO Pemuda Pancasila Provinsi Lampung. Dalam tayangan di YouTube resmi Partai Gerindra, Rahmat terlihat melompati sila keempat dan langsung menyebut sila kelima setelah sila ketiga.
"Gerindra tidak hafal Pancasila?" kata pegiat media sosial Jhon Sitorus dalam unggahannya di X, Sabtu.
Jhon menyebut bahwa dalam video di YouTube, pada menit ke-36:49, terlihat jelas kesalahan tersebut. Ia mempertanyakan apakah kejadian itu merupakan gangguan teknis atau memang terjadi kesalahan dalam pembacaan.
"Saya tidak tahu apakah ada gangguan teknis, tetapi acara HUT-17 Gerindra tersebut disiarkan langsung di YouTube Gerindra, artinya tidak mungkin ada pemotongan video," ujar Jhon.
Menurutnya, jika benar tidak ada pemotongan video, maka hal ini menjadi masalah serius.
"Jika benar tidak ada pemotongan video, ini masalah serius. Bagaimana mungkin Pancasila seolah-olah barang mainan?" tambahnya.
Hingga berita ini dibuat, video yang tayang di YouTube masih menampilkan kejadian tersebut tanpa perubahan.(*).
Editor: 91224 R-ID Elok