Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Gaji Dipotong Tapi Ambil KPR Kena Bunga 5%, Ini Kata BP Tapera!

 

Peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tetap kena bunga sebesar 5% ketika memanfaatkan benefit Kredit Perumahan Rakyat (KPR). Meski demikian bunga tersebut masih lebih kecil dibandingkan dengan bank konvensional.
"Kalau pakai KPR biasa bunganya bisa 11% floating, kalau Tapera bunga 5% cicilan flat," ungkap Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho akhir pekan lalu, dikutip, Senin (3/6/2024)

Adapun, iuran yang ditetapkan bagi pekerja adalah 3% dengan skema pembayaran 0,5% ditanggung pemberi kerja dan sisanya 2,5% oleh pekerja. Kebijakan ini paling lambat dilaksanakan pada 2027.

Heru menjelaskan, benefit lainnya peserta dapat mengajukan DP 0%. Tenornya dibagi menjadi dua, yakni rumah tapak 30 tahun dan rumah susun 35 tahun. Limit kredit ditetapkan berdasarkan wilayah, untuk di Jabodetabek, Maluku, Bali dan NTB, besarannya yaitu Rp 185 juta.

Sementara itu, di Jawa selain Jabodetabek dan Sumatera mencapai Rp 166 juta. Adapun, Kalimantan dan Sulawesi masing-masing Rp 182 juta dan Rp 173 juta. Limit tertinggi diberikan khusus Papua, yakni Rp 240 juta.

Heru mencontohkan BP Tapera menghitung terdapat selisih angsuran Rp 1 juta per bulan jika peserta Tapera mengambil satu unit rumah susun dengan asumsi harga Rp 300 juta.

"Kalau komersial angsuran Rp 3,06 juta per bulan, kalau Tapera itu hanya Rp 2,1 juga per bulan. Itu termasuk tabungan sebelum dapat benefit atau manfaat peserta harus nabung untuk tunjukkan kemampuan atau kapasitas angsurannya," tegas Heru.

"Itu tingkatkan bankability-nya," ujar Heru.

Menurut Heru, kondisi masyarakat Indonesia ternyata masih sulit menjangkau hunian dengan kemampuan penghasilan mereka. Bahkan, di tengah populasi tinggi, angka keterjangkauan Jawa dan Bali semakin meningkat, yaitu di atas 5 kali penghasilan dalam setahun.

"Di atas lima atau sangat tidak terjangkau ini baik MBR sampai kelas atas," kata Heru. Oleh karena itu, dia menegaskan kehadiran Tapera memang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menjangkau harga rumah melalui penurunan suku bunga dan besaran angsuran.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNBC Indonesia

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved